Amazon Bubarkan Platform Podcast Wondery, PHK 110 Karyawan
Uzone.id — Di tengah kondisi
ekonomi yang menantang, raksasa teknologi terus melakukan restrukturisasi agar
perusahaan tetap stabil dan beroperasi. Usai PHK massal yang terjadi di
Microsoft dan Meta, kini perusahaan milik Jeff Bezos pun ikut mengambil langkah
yang sama.
Amazon memutuskan untuk membubarkan studio podcast mereka,
Wondery pada hari ini, Selasa, (05/08) sebagai bagian dari restrukturisasi
perusahaan. Nantinya, perusahaan akan menggabungkan bisnis ini ke divisi audio
karena beralih ke podcasting berbasis video.
Tak hanya itu, Amazon juga akan merumahkan 110 karyawan yang bekerja di divisi tersebut termasuk CEO Wondery, Jen Sargent yang juga akan keluar sebagai bagian dari perombakan ini.
Sementara itu, tim iklan dan sponsor Wondery nantinya akan
menjadi bagian dari grup komersial baru untuk Amazon Music.
Beberapa konten yang tersedia di Wondery akan
didistribusikan ke berbagai divisi. Nantinya, konten ini akan dimasukkan ke
platform Audible yang bergaya naratif dan ‘layanan kreator baru yang dibentuk
untuk acara-acara yang digerakkan oleh bakat.
Beberapa konten dan tayangan akan tetap menggunakan band Wondery, dan untuk saat ini aplikasi Wondery+ akan tetap available hingga saat ini.
"Lanskap podcast telah berkembang secara signifikan
selama beberapa tahun terakhir. Munculnya video juga telah mengaburkan
batas-bata mengenai kreator podcast,” kata VP Audio Amazon dan Twitch, Steve
Boom.
Restrukturisasi ini menandakan peralihan Amazon dari ambisi
mereka untuk menyaingi dominasi YouTube dan Spotify. Langkah ini dilakukan
hanya 4 tahun setelah Amazon mengakuisisi Wondery dengan nilai USD300 juta atau
sekitar Rp4.9 triliun.