AI Samsung Galaxy A57 & A37 Kian Lengkap, Biar Anak Muda Makin Kreatif
Uzone.id - Sekarang, fungsi ponsel sudah bukan sekadar alat komunikasi saja. Smartphone, kini sudah menyatu ke dalam setiap lapisan keseharian penggunanya, mulai dari bekerja, mencari ide, sampai jadi wadah ekspresi kreatif.
Fenomena inilah yang dipahami oleh Harry Lee, President Samsung Electronics Indonesia. Menurutnya, ekspektasi pengguna, khususnya generasi muda terhadap sebuah perangkat, sudah berubah sepenuhnya.
Harry menyebut perubahan ini melahirkan standar baru yang ia istilahkan sebagai extended creativity. Artinya, kreativitas tidak lagi berdiri sendiri, tapi terus tumbuh dan meluas melalui bantuan teknologi yang sigap dan andal.
“Di Samsung, kami melihat perubahan itu dengan sangat jelas. Cara generasi hari ini hidup, bekerja, berkarya, dan berbagi telah mengubah apa yang mereka harapkan dari sebuah smartphone,” katanya, dikutip dari Samsung Newsroom.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Samsung pun menghadirkan duet Galaxy A57 dan Galaxy A37 yang dirancang dengan tiga pilar utama, yakni desain yang stylish, performa bertenaga AI, dan masa pakai jangka panjang.
“Dengan Awesome Intelligence, lini Galaxy A terbaru ini kami bangun di atas tiga standar baru: desain yang stylish sekaligus nyaman, performa yang mendukung kreativitas dan produktivitas, serta daya tahan jangka panjang,” tambahnya.
Samsung Galaxy A57 diposisikan untuk tipikal pengguna yang punya ritme hidup cepat dan butuh produktivitas tinggi.
Samsung pun merancangnya agar nyaman dibawa ke manapun pengguna pergi. Ponsel ini dibuat ringkas, bahkan menjadi seri Galaxy A paling tipis dan ringan yang pernah Samsung buat. Meski begitu, urusan performa dan manajemen suhu justru ditingkatkan agar tetap stabil saat diajak kerja berat.
Ponsel ini juga sudah dijejali fitur Awesome Intelligence yang sebelumnya hanya ada di seri flagship. Pengguna bisa menikmati fitur produktivitas seperti Circle to Search, Voice Transcription, hingga AI Select dan Read Aloud.
Ada juga fitur Seamless Action Across Apps yang membuat perpindahan antar aplikasi terasa sangat mengalir, jadi pengguna bisa mencari info sambil membuat catatan atau mengatur pengingat tanpa jeda yang mengganggu.
Lain halnya dengan Samsung Galaxy A37. Smartphone ini lebih difokuskan untuk mengasah sisi kreatif pengguna agar proses menangkap momen jadi lebih effortless.
Samsung menyematkan fitur AI yang tak kalah matang seperti Edit Suggestion dan Object Eraser yang memudahkan proses editing foto secara instan.
Kualitas foto portrait dan mode malamnya juga ditingkatkan agar lebih maksimal, sehingga visual yang dihasilkan sudah siap untuk dibagikan ke media sosial tanpa banyak polesan manual lagi.
Satu hal yang jadi catatan penting adalah komitmen Samsung soal daya tahan perangkat. Harry menegaskan bahwa teknologi yang hebat harus tetap relevan dalam waktu lama.
Itulah sebabnya, baik Samsung Galaxy A57 maupun Galaxy A37 bakal mendapatkan dukungan hingga 6 generasi pembaruan software. Dukungan jangka panjang ini tentu memberikan rasa tenang kepada pengguna, karena perangkat yang mereka beli sekarang tidak cepat ketinggalan zaman secara sistem.
Lewat lini terbaru ini, Samsung ingin membuktikan bahwa pengalaman premium dan teknologi AI yang sigap tidak lagi eksklusif milik ponsel flagship saja.
“Dengan Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G, Samsung memperluas akses ke pengalaman premium dengan ditopang material yang lebih baik, performa berbasis AI yang semakin matang, dan dukungan jangka panjang. Yang dulu terasa jauh, kini dalam genggaman,” tutupnya.