Gadget

Adu Zoom Realme 16 Pro+ dan Vivo V70, Mana yang Paling Tajam?

Muhammad Faisal Hadi Putra
Adu Zoom Realme 16 Pro+ dan Vivo V70, Mana yang Paling Tajam?

Uzone.id - Di rentang harga Rp8 jutaan, ada dua smartphone terbaru yang bawa konfigurasi kamera mumpuni, yakni Realme 16 Pro+ dan juga Vivo V70. Kami sebut mumpuni, lantaran keduanya bawa konfigurasi kamera ala ponsel flagship, dengan menyediakan lensa periscope telephoto.

Realme 16 Pro+ bawa kamera bersensor 50 MP ISOCELL JN5 berukuran 1/2.76” dengan dukungan OIS dan 3,5x optical-zoom. Di lain sisi, Vivo V70 jagokan sensor 50 MP Sony IMX 882 berukuran 1/1.95” yang didukung OIS dan kemampuan 3x optical-zoom

Di Realme 16 Pro+, kamera tele ini ditemani oleh kamera utama bersensor 200 MP ISOCELL HP5 dengan OIS dan kamera ultrawide 8 MP bersensor OmniVision OV08D. 

Sementara di Vivo V70, kamera periscope telephoto-nya bersanding dengan kamera utama 50 MP Sony IMX766 dengan OIS dan kamera ultrawide 8 MP yang sensornya mirip Realme 16 Pro+. 

Pertanyaannya sekarang, kalau diadu kedua kamera periscope telephoto keduanya, mana yang lebih baik? Nah, lantaran kami memang sedang menguji Realme 16 Pro+ dan Vivo V70, sekalian saja kami bandingkan hasil gambar keduanya.

Kami akan membandingkan ketajamannya pada perbesaran optik bawaan (3,5x pada Realme 16 Pro+ dan 3x pada Vivo V70), serta menguji di perbesaran 10x pada keduanya. Berikut komparasinya:

Adu perbesaran optik (3,5x—80mm di Realme dan 3x—73mm di Vivo)


Buat kami, kedua smartphone kasih filosofi pemrosesan warna yang jauh berbeda. Realme 16 Pro+ menyajikan foto dengan karakter yang warm dan cenderung lebih natural—mendekati aslinya, ketika memotret gedung dengan langit biru keabu-abuan. 

Sebaliknya, Vivo V70 justru lebih berani, kasih warna yang lebih punchy saat memotret objek yang sama. Warna langitnya cenderung ‘terlalu biru’ dari aslinya, sehingga terkesan agak berlebihan.

Meski begitu, untuk urusan detail dan ketajaman di rentang optical zoom bawaan ini, keduanya tampil sangat imbang dan memuaskan. 

Teks pada papan petunjuk jalan di area lobi, pantulan kaca gedung, hingga tekstur dedaunan di foto portrait terekam sangat bersih. Kalian tidak akan menemukan efek oversharpening yang memaksakan pada hasil foto kedua smartphone ini.

Paling, plus-nya dari jangkauan 80mm pada lensa 3,5x Realme 16 Pro+ saat memotret manusia, memberikan efek latar belakang yang terasa lebih padat dibanding 73mm milik Vivo V70 di 3x zoom

Focal length Realme membuatnya sedikit lebih asyik untuk menonjolkan subjek. Tapi di sisi lain, Vivo V70 tetap punya daya tarik lewat akurasi skin tone yang natural, pemisahan objek yang rapi, serta karakter bokeh khas Zeiss yang bikin foto terasa lebih sinematik.

3x zoom Realme 16 Pro+

3x zoom Vivo V70


Bagaimana dengan perbesaran 10x?


Pada perbesaran 10x, bukan saja ranahnya kemampuan hardware kamera lagi, tapi juga bagaimana sistem pencitraan masing-masing smartphone dalam menangani noise dan memperbaiki detail pada gambar. 

Adapun, perbesaran 10x Realme 16 Pro+ setara focal length 228mm, sementara Vivo V70 setara 243mm. 

Hasilnya, meski di atas kertas sensor Vivo V70 memang lebih besar dari Realme 16 Pro+, algoritma pemrosesan gambar Realme justru bekerja lebih agresif dan rapi dalam mempertahankan ketajaman objek di kejauhan.

Kalian bisa lihat konsistensi ketajaman Realme pada foto struktur crane hijau. Garis-garis besi penyangga terekam jauh lebih tegas dan tajam pada Realme 16 Pro+. 

Sementara di titik yang sama, tangkapan Vivo V70 justru terlihat sedikit soft dengan efek seperti cat air. Vivo tampaknya menerapkan algoritma noise reduction yang terlalu kuat, sehingga tanpa sengaja ikut menyapu bersih tekstur-tekstur kecil yang justru penting dalam gambar.

Namun, ukuran sensor fisik yang lebih besar pada Vivo V70 membuktikan keunggulannya dalam hal manajemen cahaya. Coba perhatikan foto rimbunan pohon dengan latar gedung putih-abu. 

Vivo sanggup menahan ISO di angka yang sangat rendah (ISO 188), menghasilkan area bayangan yang bersih dari noise, meski tekstur daunnya (lagi-lagi) sedikit berefek cat air. 

Berbanding terbalik dengan Realme yang harus menerapkan ISO hingga 1250 demi mendapat paparan cahaya. Imbasnya, noise adi cukup kentara di area gelap dinding gedung.

Bicara soal kualitas racikan warnanya, konsistensi keduanya masih sama seperti perbesaran 3,5x atau 3x zoom. Pada foto celah antar gedung tinggi, Vivo tetap lebih berani mengangkat saturasi warna langit menjadi biru pekat. Sebaliknya, Realme setia dengan karakter aslinya yang lebih kalem dan natural. 

10x zoom Realme 16 Pro+


10x zoom Vivo V70

Kesimpulan

Realme 16 Pro+ dan Vivo V70 sama-sama memiliki kamera periscope telephoto yang bisa diandalkan dengan keunggulan spesifiknya masing-masing.


Realme 16 Pro+ kasih tone warna yang tampak apa adanya. Dan focal length 80mm pada perbesaran 3,5x memberikan efek kompresi latar belakang yang lebih oke ketimbang Vivo V70, terutama saat memotret manusia. 

Di lain sisi, Vivo V70 kasih warna yang lebih ready-to-post, karena keluaran warnanya yang lebih keluar. Gambarnya pun tampak bersih meski ditarik hingga perbesaran 10x, juga bebas noise. Meski, kalau foto harus diperbesar lagi, ketajaman detailnya memang kurang ketimbang Realme 16 Pro+.

Untuk memotret manusia, racikan bokeh khas Zeiss pada rentang optik 3x-nya memberikan foto yang berkesan lebih sinematik dan mahal.