News

Idul Fitri, Ada 4 Titik Rawan di Malam Takbiran di Jakarta

By TEMPO.CO

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Muhammad Iriawan mengatakan ada 4 titik rawan yang menjadi perhatian ekstra aparat Polda Metro Jaya selama malam takbiran menyambut Idul Fitri dan operasi Ramadan 2017 di Jakarta.

"Untuk pengamanan di beberapa titik sudah kami siagakan personil," kata Iriawan, usai meresmikan Masjid Al Ikhlas Polresta Depok, Jumat, 23 Juni 2017.

Baca: Kapolda Imbau Warga Jakarta Tidak Takbiran Keliling

Iriawan tidak mau menjelaskan terkait empat titik yang disebutnya menjadi lokasi rawan. Namun, kata dia, polisi telah mengantisipasi potensi gangguan keamanan di sana. Selain itu, Polda Metro Jaya juga mendirikan 102 pos pengamanan untuk operasi Ramadan tahun ini.

"Kami juga telah menyiapkan 16 ribu personil untuk pengamanan malam takbiran. Semoga semua lancar dan tidak ada masalah," ucapnya.

Selain itu, kata Iriawan, titik yang menjadi perhatian adalah Masjid Istiqlal. Soalnya, di masjid tersebut akan dihadiri Presiden Joko Widodo untuk mengikuti salat Idul Fitri 1438. Ia mengatakan presiden tahun ini, memilih Masjid Istiqlal untuk salat Ied.

Baca: Pemudik dari Pantura Mulai Padati Jalur Tengah

"Biasanya presiden salat Idul Fitri di luar Jakarta," ujarnya. Setelah salat Ied, kata dia, Presiden juga akan melakukan open house di rumah dinasnya bagi pejabat dan masyarakat yang mau bersilaturahmi dengan orang nomor satu di Indonesia itu.

Ia menambahkan bagi pemudik juga diharapkan mengunci seluruh pintu dan jendela, serta memperhatikan kompor dan kelistrikan di rumah yang ditinggalkan selama mudik untuk merayakan Idul Fitri. Selain itu, pemudik diharapkan menitipkan kendaraannya ke polisi atau TNI, yang berada di dekat lingkungan rumahnya. "Kantor polisi menerima kendaraan yang dititipkan pemudik," ujarnya.


IMAM HAMDI

Berita Terkait: