Ada 17 Titik, Gimana Cara Kerja Internet Satelit Satria-1 di Sumatra?
Uzone.id —
Kementerian Komunikasi dan Digital menghadirkan internet gratis berbasis
satelit untuk korban bencana banjir dan longsor di Aceh hingga Sumatra untuk
sebagai internet darurat di tengah pemulihan akses telekomunikasi yang
terdampak.
Hingga saat ini, terdapat 17 titik layanan internet berbasis
satelit SATRIA-1 yang tersebar di wilayah-wilayah tersebut. Tak hanya itu,
Komdigi juga menambah 88 perangkat Starlink di tiga provinsi tersebut.
Titik layanan internet darurat ini menjadi prioritas untuk menyambungkan kembali konektivitas warga setempat yang hingga saat ini terputus sejak bencana banjir. Titik-titik ini tersedia di posko dan fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, masjid, posko kantor hingga posko Basarnas untuk membantu aktivitas mereka.
Titik-titik ini membantu posko, rumah sakit, sekolah, hingga
bandara tetap terhubung di saat akses darat dan pasokan energi masih terbatas.
Lantas, bagaimana sebenarnya cara kerja satelit ini dalam
menembus medan bencana yang sulit dijangkau?
Seperti internet berbasis satelit lainnya, Satria-1
membutuhkan satu perangkat telekomunikasi, mulai dari dish antenna hingga access
point tersebut difungsikan sebagai hotspot untuk menangkap jaringan dari
satelit.
Berbeda dengan internet biasa, internet berbasis satelit ini
tidak membutuhkan BTS. Justru ini jadi solusi ketika BTS-BTS ini lumpuh total.
Di Aceh dan di Sumatra pun internet dari Satria-1 ini langsung dipancarkan ke
lokasi-lokasi tertentu tanpa bantuan BTS namun menggunakan perangkat Very Small
Aperture Terminal (VSAT).
“(Tidak ditransmisikan) ke BTS ya. (kalau BTS) operator
menyediakan transport sendiri. Kalau Satria-1 dengan Komdigi (perangkat) dia
sendiri lagi. Jadi mereka punya program WiFi, Terus ada Starlink juga kan Itu
juga jalan sendiri,” kata Marwan O. Baasir, Executive Director dari ATSI,
Selasa, (16/12).
Ia melanjutkan, “Operator memang recovery network nya jalan
sendiri, Jadi transport nya dia cari betul-betul.”
Cara kerja internet Satria-1 di daerah banjir Aceh dan
Sumatra
Seperti yang diketahui, Komdigi sendiri sudah menyebar beberapa set alat seperti dish antenna hingga access point tersebut difungsikan sebagai hotspot untuk menangkap jaringan dari satelit SATRIA-1.
Dalam prosesnya, tim teknis di lapangan akan memasang antena parabola kecil (V-SAT) di titik-titik pengungsian atau kantor pemerintahan setempat, seperti di rumah sakit, di bandara, hingga di posko-posko yang menjadi tempat pusat pengungsian masyarakat.
Setelah setelah dipasang, lewat transmisi jalur udara,
parabola kecil ini ini akan mendapat sinyal internet yang dikirimkan langsung
dari Satria-1 yang berada di orbit 146 Bujur Timur, tepat di atas Papua.
Di lokasi bencana, sinyal dari satelit diubah menjadi titik Wi-Fi yang bisa diakses oleh petugas penanggulangan bencana (BPBD) untuk koordinasi evakuasi dan masyarakat untuk memberi kabar kepada keluarga.
Nah, Satria-1 sendiri diklaim punya kapasitas hingga 150
Gbps dengan target memberikan akses internet di 150.000 titik layanan publik.
Hingga saat ini, BAKTI menyebut sudah ada 30 ribu lebih titik lokasi di
Indonesia yang sudah terpasang perangkat penerima sinyal satelit SATRIA-1 per 7
Desember 2025, dengan kecepatan internet hingga 10 Mbps per lokasi.
Di Aceh dan Sumatera Barat, titik-titik instalasi SATRIA-1
difokuskan pada beberapa lokasi, seperti berikut ini:
- Bandara Dr Fredric Lumban Tobing, Pinangsori, Sibolga,
Sumatera Utara
- SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Sibuluan Indah, Pandan, Tapanuni
Tengah, Sumatera Utara
- RSUD Pandan, Sibolga, Tapanuni Tengah, Sumatera Utara
- Posko Kantor Kecamatan Tapian Nanuli, Tapanuli Tengah,
Sumatera Utara
- Kantor BPBD Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
- Masjid Raya Pase Panton Labu, Tanah Jumbo Aye, Aceh Utara
- Masjid At Taqwa, Padang Meriah, Langkahan, Aceh Utara
- Posko Kantor Cmaat Indra Makmur, Aceh Timur
- Psko GOR Aceh Tamiang, Aceh Timur
- Pokso Masjid Al Ikhsan Sungapi Liput, Kejuruan Muda, Aceh
Tamiang
- Posko Jorong Bukik Malanca, Malalak Timur, Agam, Sumatera
Barat
- UPT BNPB Regional Padang, Padang, Sumatera Barat
- Posko Basarnas Koto Alam, Salareh Aia Timur, Agam, Sumatera
Barat
- Posko Subarang Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat
- Posko SDN 04 Koto Ranah, Bayang Utara, Pesisir Selatan,
Sumatera Barat
- Posko Utama BPBD Rumah Dinas Bupati, Agam, Sumatera Barat
- Gedung Nasional Jl. Dr. FL Tobing, Kota Sibolga, Sumatera
Utara.