60 Juta Warga Masih Offline, Komdigi Kebut Pembangunan Internet Desa
Uzone.id — Sebanyak 60 juta
warga Indonesia hingga saat ini belum terkoneksi dengan internet dan kebanyakan
dari mereka merupakan masyarakat-masyarakat yang tinggal di pedesaan dan daerah
3T.
Untuk mengatasi masalah ini, Menteri Komdigi Meutya Hafid
pun berencana untuk mempercepat pembangunan konektivitas digital hingga ke
desa-desa tertinggal dengan cara berkolaborasi dengan kementerian lainnya.
"Sekitar 60 juta jiwa belum terkoneksi dengan internet
sehingga kita perlu melakukan percepatan karena akses terhadap informasi
merupakan hak asasi manusia sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945,"
tandas Meutya Hafid, Selasa, (21/10).
Komdigi berencana untuk menggaet Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dalam percepatan pembangunan jaringan internet di desa-desa di Indonesia.
Dalam nota kesepahaman (MoU) antara dua kementerian ini,
keduanya akan memetakan kebutuhan infrastruktur digital secara lebih akurat dan
tepat sasaran.
“Kemkomdigi dan Kemendes PDT akan mencocokkan data desa yang
belum terkoneksi untuk menentukan mana yang akan kita prioritaskan untuk
dibangun koneksinya di tahun 2026," ujar Meutya dalam Audiensi dengan
Kemendes PDT di Kantor Kementerian Komdigi, Selasa, (21/10).
Meutya mengatakan bahwa kolaborasi ini akan mempercepat
pembangunan infrastruktur konektivitas sehingga masyarakat di pedesaan dapat
turut merasakan transformasi digital selayaknya di perkotaan.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri
Susanto pun menyebut bahwa ketersediaan konektivitas menjadi faktor penting
dalam kemajuan desa.
"Salah satu yang sangat menentukan maju atau tidaknya suatu desa itu adalah masalah internet dan sinyal," tuturnya.
Apalagi saat ini banyak potensi desa yang dapat
dimaksimalkan dengan ketersediaan konektivitas internet. Salah satunya adalah
produk unggulan desa yang bisa dipasarkan ke luar negeri, seperti para
pembudidaya Ikan Mas Koki di Desa Kertasana, Kabupaten Pandeglang yang telah
berhasil mengekspor produknya ke berbagai negara.
Melalui kerja sama ini, pembangunan infrastruktur
konektivitas di pedesaan diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Saat ini, masyarakat Indonesia yang sudah terkoneksi
internet mencapai 80,66 persen dari total populasi saat ini, Artinya, hingga
saat ini sebanyak 229,4 juta masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke
sudah terhubung dengan jaringan internet.
Percepatan pembangunan internet di desa-desa ini menjadi
bagian dari langkah-langkah Komdigi selama satu tahun kinerja pemerintahan
periode saat ini. Sebelumnya, Komdigi telah melakukan beberapa program termasuk
pembangunan BTS dan titik akses di Papua, menyelenggarakan lelang frekuensi,
serta menjalin kerja sama dengan operator seluler untuk pemerataan akses di
seluruh wilayah Indonesia.