Telco

60% BTS Telkomsel di Aceh Terdampak: Pemulihan Jaringan Terus Dikebut

Vina Insyani
60% BTS Telkomsel di Aceh Terdampak: Pemulihan Jaringan Terus Dikebut

Uzone.idBencana banjir dan longsor yang menimpa daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat hingga Aceh menyebabkan jaringan internet ikut terganggu. Telkomsel menjadi salah satu operator seluler yang terkena dampak bencana ini.

Dalam update terbaru, Jumat, (28/11), Telkomsel menyebut bahwa saat ini terdapat sejumlah infrastruktur BTS mereka di wilayah-wilayah tersebut yang tengah dalam proses pemulihan.

Di Aceh, Telkomsel menyebut sebanyak 60 persen BTS mereka terdampak bencana ini, kemudian di Sumatera Utara sekitar 12 persen BTS yang mengalami down, dan di Sumatera Barat sebanyak 11,03 persen. 




“Qadarullah, Pada periode ini di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, memang kita mengalami beberapa kendala gangguan jaringan. Jadi, kalau di Aceh itu memang sekitar 60 persen BTS kita terdampak, jadi dari banjir, longsor dan ada juga yang (karena) beberapa akses jembatan juga kita tidak bisa masuk,” kata VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi kepada awak media dalam acara Media Update Telkomsel Nataru 2025, Jumat, (28/11).

Saat ini, Fahmi menyebut bahwa pihak Telkomsel sedang melakukan pemulihan bersama dengan pemerintahan setempat.

“Jadi hari ini pun kami masih berjibaku dengan pemerintahan di sana untuk recovery our network gitu,” tambahnya.

Nizar Fuadi, selaku VP Network Strategic Collaboration and Settlement Telkomsel juga menyebut bahwa saat ini recovery dilakukan bersama dengan PLN, karena kondisi listrik yang mati menjadi salah satu kendala pemulihan jaringan internet.




Salah satu pemulihan yang mereka lakukan adalah menggunakan backup berupa baterai yang disokong oleh genset, namun hal ini juga membutuhkan waktu untuk peredaran ke wilayah-wilayahnya.

“Jadi, PLN itu jaringan distribusinya bisa dibilang terputus, kemudian juga dari sisi telekomunikasi menyiapkan backup, backup itu pertama adalah baterai. Nah, baterai ini kan ada keterbatasan ya, itu akan bertahan 4 jam, setelah itu kita akan backup dengan genset, ini juga genset butuh mobilisasi ke masing-masing lokasi,” tambahnya.

Telkomsel turut menggerakkan semua sumber daya dan juga network untuk membantu mempercepat layanan tersebut agar kembali menyambungkan komunikasi masyarakat sekitar.

Ia melanjutkan, “dan sekarang terus dilakukan untuk kita berharap akan bisa segera pulih dari sisi PLN-nya, supaya BTS Telekomunikasi juga bisa langsung melayani masyarakat.”