48 Ribu Mobil Lintasi Tol Layang MBZ Saat Libur Idul Adha
Uzone.id – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 pada Kamis (28/5) ditandai dengan lonjakan volume lalu lintas yang signifikan di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) mencatat bahwa pergerakan kendaraan jauh melampaui kondisi normal, terutama pada arus perjalanan menuju Cikampek dan wilayah timur Jawa.
Pada Hari H Idul Adha (28/5) saja, sebanyak 48.655 kendaraan melintas di Tol Layang MBZ untuk kedua arah.
Angka harian ini menunjukkan kenaikan sebesar 10,89 persen dibandingkan dengan hari biasa yang mencatat 43.877 kendaraan.
Desti Anggraeni, General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, menyoroti lonjakan yang terjadi sejak H-1 Idul Adha.
Secara akumulatif, total volume kendaraan yang bergerak menuju Cikampek melalui Tol Layang MBZ telah mencapai 76.385 kendaraan dalam dua hari periode libur panjang tersebut.
"Angka kumulatif ini memperlihatkan peningkatan yang sangat drastis, yakni 78,30 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang biasanya hanya mencapai 42.841 kendaraan," ujar Desti dalam keterangan resmi dikutip Uzone.id
Lonjakan tajam ini menjadi indikasi kuat bahwa masyarakat secara masif memanfaatkan periode libur Idul Adha untuk melakukan perjalanan jarak jauh ke arah Timur Jawa.
Secara rinci untuk pergerakan ke arah Cikampek pada Hari H (28/5/2026), tercatat 28.860 kendaraan melintas. Jumlah ini meningkat 32,46 persen dari lalu lintas normal sebanyak 21.787 kendaraan.
Desti memproyeksikan bahwa arus pergerakan kendaraan ke arah luar Jakarta akan terus meningkat selama sisa periode libur panjang.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Mengingat karakteristik Tol Layang MBZ yang membentang panjang tanpa area istirahat (rest area) di jalur atas, PT JJC menekankan pentingnya faktor keselamatan berkendara.
Desti mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memprioritaskan keselamatan dengan memastikan aspek-aspek kunci berikut sebelum memasuki ruas jalan layang:
- Pengemudi dan kendaraan berada dalam kondisi prima.
- Kecukupan saldo kartu e-toll.
••Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memadai.