40 Klub eSports Diguyur Dana Segar Rp344 Miliar Jelang EWC 2026
Uzone.id - Club Partner Program edisi ketiga dari Esports Foundation telah dibuka. Melalui insiatif ini, Esports Foundation akan menggelontorkan investasi senilai USD20 juta atau lebih dari Rp344 miliar untuk mendanai 40 klub eSports dari seluruh dunia yang berlaga di Esports World Cup (EWC).
Disampaikan Director of Clubs, National Teams & Player Relations Esports Foundation, Hans Jagnow, program ini menawarkan skema pendanaan yang modular.
Maksudnya, melalui skema ini, setiap klub berpeluang mendapat kucuran dana maksimal hingga USD1 juta atau setara Rp17,2 miliar yang pencairannya sangat bergantung pada performa mereka saat mengeksekusi kampanyenya.
"Ini adalah program flagship kami yang memberikan pendanaan, kolaborasi strategis, serta insentif pertumbuhan untuk klub-klub eSports," katanya, dalam sesi media briefing yang digelar secara online, Senin (27/4).
"Kami menciptakan akuntabilitas bersama antara kami dan para mitra untuk pengembangan ekosistem, dibandingkan dengan olahraga tradisional, di mana sistemnya hanya berbayar untuk berpartisipasi atau menggunakan model bagi hasil yang pasif," jelasnya.
Hans juga menegaskan bahwa dana segar ini akan difokuskan pada tiga pilar utama, yakni untuk mendukung infrastukturnya, pengembangan merek tim, dan interaksi penggemar menjelang gelaran Esports World Cup (EWC) 2026.
Lebih lanjut, untuk menembus jajaran 40 klub mitra ini, bukanlah hal yang mudah. Mengingat slot program diperbarui setiap tahun, maka klub eSports dari berbagai negara harus bersaing ketat memberikan value proposal terbaik mereka.
"Biasanya, kami memiliki antara 175 hingga 200 pelamar, jadi persaingannya begitu intens," terang Hans.
Adapun, ke-40 tim eSports yang tergabung ke dalam Club Partner Program Esports Foundation antara lain, 100 Thieves, 9z Globant, All Gamers, Alpha7 Esports, Cloud9, Edward Gaming, Fluxo. W7M, Fnatic, FURIA, FUT Esports, G2 Esports, GAM Esports, Gen.G, Gentle Mates, dan GodLike.
Kemudian, ada HEROIC, JD Gaming, LEVIATAN, MOUZ, NAVI, NIP.eStar, NRG, ONIC, REJECT, S8UL, Sentinels, T1, Team Falcons, Team Heretics, Team Liquid, Team RRQ, Team Secret, Team Spirit, Team Vitality, Titan Esports Club, Twisted Minds, Virtus.pro, Weibo Gaming, Wolves Esports, serta ZETA DIVISION.
Selain dukungan finansial, klub juga akan mendapatkan bantuan dalam pengembangan brand, produksi konten, hingga strategi untuk memperluas basis penggemar.
Program ini juga mendorong klub untuk membangun konten storytelling sepanjang tahun, tidak hanya saat turnamen berlangsung.
"Fokus pada konten otentik tentang ambisi mereka, tentang persaingannya, dan tentang perkembangan tim, baik selama kualifikasi hingga ke turnamen utama, ketika mereka bertarung demi mendulang poin," ucap Hans.
"Hal ini membuat engagement selama setahun penuh, bukan hanya hasil dari EWC saja, membuat fan punya alasan untuk tetap terlibat sepanjang musim," tambahnya.
Pada edisi sebelumnya, klub-klub yang tergabung dalam program ini disebut mampu menjangkau lebih dari 300 juta penggemar secara global, dengan ratusan konten yang diproduksi sepanjang musim.
Sebagai pelengkap, ekosistem kemitraan ini turut menyokong inisiatif Superfan. Program ini memfasilitasi penggemar esports beruntung dari berbagai penjuru dunia untuk terbang langsung ke Riyadh, Arab Saudi.
Mereka diberi kesempatan berharga untuk memberikan dukungan langsung dari kursi penonton saat tim kesayangan mereka bertanding di arena EWC.
"Membuatnya menjadi sangat spesial, bukan cuma untuk para fans, tapi juga pemain dan klub yang bisa berinteraksi langsung dengan para fans mereka seperti biasanya," pungkas Hans.