Digilife

4 Tips Main Medsos Tanpa 'Nambah Dosa'

  • 30 Apr 2022 WIB
    Bagikan :
    Foto: Unsplash

    Di abad 21 ini, teknologi berkembang begitu cepat. Tidak terkecuali perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Hari ini kita menjadi mudah untuk melakukan komunikasi satu dengan yang lain kapan pun dan di mana pun, tanpa batas waktu dan tempat.

    Belum lagi fitur-fitur komunikasi yang terus dikembangkan membuat komunikasi yang dahulu sulit (mustahil) menjadi mungkin dilakukan hari ini. Salah satunya adalah media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, dsb.) yang merupakan salah satu hasil dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

    Lalu bagaimana sebaiknya kita, umat Islam, menyikapi dan menggunakan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi ini agar bermanfaat dan sesuai etika Islam? Berikut beberapa tips menggunakan media sosial dari Habib Ali Al-Jifri yang dirangkum oleh tim KESAN.

    1. Berakhlak baik

    Dalam bermedia sosial, hendaklah seseorang senantiasa memelihara akhlak baiknya. Gunakanlah bahasa-bahasa yang baik dan jauhi bahasa-bahasa kasar dan menyakiti.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِي مِيزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللَّهَ لَيَبْغَضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيءَ

    Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin di hari kiamat daripada akhlak yang baik. Sungguh Allah benci orang yang keji (tak bermoral) dan berkata kotor. (HR. Tirmidzi no. 2002; hadis hasan sahih menurut Imam Tirmidzi).

    2. Jangan mengejek orang lain

    Dalam bermedia sosial sebaiknya seseorang berusaha untuk menebarkan hal-hal baik yang berguna bagi orang lain. Tidak diperbolehkan menggunakan media sosial hanya untuk menjelekkan atau mengejek orang lain.

    Allah berfirman:

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ - ١١

    Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim (QS. Al-Hujurat [49]: 11).

    3. Berbuat baik

    Berbuat baiklah dan arahkanlah orang lain untuk berbuat baik pula. Hal ini bisa dilakukan melalui media sosial secara mudah dan cepat.

    Allah berfirman:

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ارْكَعُوْا وَاسْجُدُوْا وَاعْبُدُوْا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ۚ۩ - ٧٧

    Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung (QS. Al-Hajj [22]: 77).

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

    Barang siapa yang menunjuki kepada (suatu) kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun (HR. Muslim no. 2674).

    Dan sebagai konsekuensinya, janganlah kita pernah mengajak orang untuk melakukan suatu keburukan hingga tersebar keburukan tersebut.

    وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا

    Dan barang siapa mengajak kepada keburukan (kesesatan), maka ia akan mendapat dosa sebanyak yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun (HR. Muslim no. 2674).

    4. Buat orang lain nyaman (bahagia)

    Salah satu kebaikan yang bisa kita lakukan di media sosial adalah membuat orang lain bahagia dengan postingan-postingan yang kita buat. Oleh karena itu, hiasilah media sosial dengan hal positif, bermanfaat, dan menyejukkan.

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللهِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ ، وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهِ سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ

    Manusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia, dan pekerjaan yang paling dicintai Allah adalah menggembirakan seorang muslim (HR. Thabrani no. 861).

    (Artikel ini bersambung).

    ###

    *Bagi Sahabat KESAN yang ingin membantu pesantren terbebas dari virus Covid-19, Sahabat bisa ikut berinfak melalui KESAN dengan klik link ini. Infak yang terkumpul akan digunakan untuk membeli alat rapid test dan disalurkan kepada pesantren-pesantren yang membutuhkan. Tidak ada infak yang terlalu kecil, berapa pun insyaAllah bermanfaat.

    **Jika artikel di aplikasi KESAN dirasa bermanfaat, jangan lupa share ya. Semoga dapat menjadi amal jariyah bagi kita semua. Aamiin. Download atau update aplikasi KESAN di Android dan di iOS. Gratis, lengkap, dan bebas iklan.