Digilife

30 Ribu Karyawan Oracle Kena PHK, Lagi-lagi Biang Keroknya AI

Vina Insyani
30 Ribu Karyawan Oracle Kena PHK, Lagi-lagi Biang Keroknya AI

Uzone.id – PHK besar-besaran kembali dilakukan oleh raksasa teknologi global, Oracle. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut dikabarkan akan merumahkan setidaknya 30 ribu karyawan mereka di seluruh dunia.

Melansir dari International Business Times UK, Sabtu, (04/04), karyawan di AS menerima pemberitahuan ini pada dini hari sekaligus dengan pesangonnya hanya melalui email, sementara sebagian diantaranya tidak dapat mengakses sistem internal Oracle sejak pukul 03.00 pagi.




“Setelah mempertimbangkan dengan cermat kebutuhan bisnis Oracle saat ini, kami telah memutuskan untuk menghapus jabatan Anda sebagai bagian dari perubahan organisasi yang lebih luas. Oleh karena itu, hari ini adalah hari kerja terakhir Anda,” begitu bunyi email yang dikirim Oracle pada karyawannya, dikutip dari sumber yang sama.

Oracle belum memberikan keterangan resminya soal alasan pemangkasan ini, tapi pemangkasan ini disebut menjadi bagian dari restrukturisasi perusahaan yang terkait dengan pengeluaran pusat data kecerdasan buatan (AI) yang gencar mereka lakukan.



Menurut kabar lainnya, pemangkasan karyawan ini dilakukan sambil mengalokasikan dana besar-besaran untuk pusat data mereka, dengan beberapa posisi dihilangkan karena perusahaan meyakini posisi tersebut tidak diperlukan lagi.

Karyawan Oracle Health, Sales, Cloud, Customer Success, dan NetSuite yang tersebar di AS, India, Kanada, Meksiko dan Uruguay menjadi korban dari PHK kali ini.

Untuk pesangonnya sendiri, masing-masing karyawan akan mendapat kurang lebih empat minggu gaji pokok sebagai bagian dari pesangon mereka, ditambah satu minggu tambahan untuk setiap tahun masa kerja selanjutnya.

Sementara itu, Oracle sendiri bukan perusahaan teknologi pertama yang melakukan pemangkasan di awal 2026 ini. Sebelumnya, Microsoft hingga Meta turut memangkas karyawan mereka di tengah proyek AI yang terus berjalan.