Telco

10 Juta Nomor Baru Registrasi Biometrik, Indosat Paling Banyak

Vina Insyani
    10 Juta Nomor Baru Registrasi Biometrik, Indosat Paling Banyak

Highlight Artikel

  • Registrasi kartu SIM baru dengan data biometrik telah mencapai 10,03 juta pelanggan per 21 Juli 2026.
  • Indosat Ooredoo Hutchison menjadi operator dengan pendaftar biometrik terbanyak (3,9 juta), disusul Telkomsel dan XLSmart.
  • Jumlah registrasi meningkat pesat dari 6,8 juta pada pertengahan Juli, berkat implementasi penuh biometrik wajah oleh operator.
  • Kementerian Komdigi menargetkan penambahan 10 juta pendaftar biometrik lagi dalam satu bulan ke depan.

Uzone.id — Registrasi kartu SIM baru menggunakan data biometrik sudah mencapai 10,03 juta pelanggan per 21 Juli 2026. Jumlah tersebut berasal dari 3 operator seluler yang sudah sepenuhnya menerapkan biometrik wajah semenjak awal Juli 2026.

Capaian Registrasi Biometrik Kartu SIM

Hal ini diungkap oleh Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam acara Deklarasi Komitmen Bersama Implementasi Penuh Registrasi Pelanggan Berbasis Data Biometrik, Kamis, (23/07).

“Tanggal 23 Juli, kami melakukan evaluasi bersama teman-teman operator seluler. Dalam periode tersebut, telah dilakukan lebih dari 10 juta registrasi biometrik pelanggan operator seluler,” kata Meutya dalam sesi konferensi pers, Kamis, (23/07).

Dari 10,03 juta data registrasi tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison menjadi operator seluler dengan pendaftar biometrik paling banyak dengan 3.900.514 pelanggan, disusul oleh Telkomsel sebesar 3.345.107 dan juga XLSmart dengan 2.785.479 pelanggan baru.

Angka tersebut meningkat cukup pesat dibandingkan dengan laporan yang diumumkan Kemenkomdigi pada pertengahan Juli lalu yang hanya mencapai 6,8 juta pendaftar dari seluruh operator seluler.






Peran Operator dan Implementasi Penuh

Peningkatan ini pun tidak lepas dari peran setiap operator seluler yang kini secara menyeluruh menerapkan aturan registrasi pengenalan wajah bagi pengguna baru di setiap gerai.

Di Telkomsel misalnya, Nugroho selaku Direktur Utama Telkomsel mengatakan bahwa saat ini perusahaan telah menerapkan aturan ini di lebih dari 300 ribu outlet di seluruh Indonesia. Begitupun juga dengan Indosat dan XLSmart yang sudah hampir menyentuh angka 100 persen dalam menerapkan aturan registrasi biometrik tersebut.

Target Masa Depan dan Manfaat Biometrik

Kedepannya, Kementerian Komdigi meminta seluruh operator seluler untuk terus mempercepat adopsi ini, dimana tidak hanya untuk pengguna baru namun juga pengguna lama dengan target 2 kali lipat dari jumlah saat ini.

“Saya ingin menyampaikan kepada semua CEO (operator seluler) bahwa sebenarnya Ibu Menteri mengatakan kepada saya bahwa kita harus menggandakannya pada akhir tahun ini,” kata Dian Siswarini, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI).





Namun di sisi lain, Menteri Komdigi menantang para operator seluler untuk menambah 10 juta pendaftar registrasi data biometrik ini dalam kurun waktu 1 bulan.

“Target kami, dalam satu bulan ke depan jumlah registrasi biometrik ini bisa bertambah lagi sebanyak 10 juta,” ujarnya.

Kedepannya, Menteri Komdigi berharap dengan implementasi menggunakan data biometrik ini bisa menekan penyalahgunaan identitas orang lain serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna layanan seluler.

 

FAQ Artikel

Berapa jumlah registrasi kartu SIM biometrik saat ini?

Per 21 Juli 2026, registrasi kartu SIM baru menggunakan data biometrik telah mencapai 10,03 juta pelanggan.

Operator mana yang memiliki pendaftar biometrik terbanyak?

Indosat Ooredoo Hutchison menjadi operator seluler dengan pendaftar biometrik paling banyak, yaitu 3.900.514 pelanggan.

Apa target Kementerian Komdigi untuk registrasi biometrik ke depannya?

Kementerian Komdigi menargetkan penambahan 10 juta pendaftar registrasi data biometrik dalam kurun waktu 1 bulan, dan menggandakan jumlah saat ini hingga akhir tahun untuk pengguna baru maupun lama.

Mengapa registrasi SIM dengan biometrik diimplementasikan?

Implementasi registrasi data biometrik bertujuan untuk menekan penyalahgunaan identitas orang lain serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna layanan seluler.

Sejak kapan operator seluler menerapkan biometrik wajah secara penuh?

Tiga operator seluler telah sepenuhnya menerapkan biometrik wajah semenjak awal Juli 2026.